Pages

Selasa, 27 Agustus 2013

Lima Tahap Kesedihan di Kala Patah Hati

Siapa yang nggak pernah patah hati? Coba angkat tangan. Mana? Mana? Nah, benar kan, hampir nggak ada yang angkat tangan. Kita semua pasti pernah mengalami masa-masa patah hati. Berat atau ringan, yang namanya patah hati itu nggak enak. Tapi tenang, bahkan Jennifer Aniston (dengan tubuh seksi dan rambut berkilau sempurna) aja patah hati, apalagi kita. Jadi maksud saya, ITU ADALAH HAL YANG NORMAL.

Serius deh, patah hati mungkin adalah hal terburuk yang pernah terjadi pada saat itu terjadi—tapi percayalah, waktu akan menyembuhkan segalanya.

Sayangnya, sebelum waktu membantu menyembuhkan, akan ada masa-masa kelam dan suram dalam hidup kita seperti masa kelam dan suram di dunia penyihir akibat Voldemort sebelum Harry Potter lahir. Iya, saya tahu. Memang segitunya, kok.

Jadi, terinspirasi dari lagunya The Script, "Six Degrees of Separation", yang bercerita tentang tahapan patah hati yang dialami vokalis Danny O’Donoghue akibat putus dengan pacarnya yang supermodel (Lihat, kan? Bahkan Danny aja patah hati. Kita nggak sendirian di dunia kejam ini), saya jadi ingin menemukan penjelasan tentang tahapan patah hati dari sisi psikologis.

Menurut Elisabeth Kübler-Ross dalam hipotesisnya dalam buku On Death and Dying (1969), terdapat 5 tahapan kesedihan (5 Stages of Grief) yang umumnya terjadi ketika kita mengalami situasi duka, dalam hal ini kita lagi ngomongin tentang patah hati. Tahapan itu adalah DABDA: Denial (Penyangkalan), Anger (Kemarahan), Bargaining (Tawar-menawar), Depression (Depresi), dan Acceptance (Penerimaan).

Nggak selamanya tahapan ini terjadi secara berurutan. Bahkan bisa aja seseorang nggak mengalami semua tahapan ini, mungkin hanya satu atau dua tahap aja, tapi tetep…nggak bisa dihindari. Maaf-maaf aja.


1. Denial (Penyangkalan)
Biasanya nih ya, pada tahap ini kita akan terlalu sibuk dengan pikiran, “Nggak kok, gue belum putus, Ini cuma menjauh sementara, karena dia butuh ‘me time’. Kami akan baik-baik aja.” Seharusnya perasaan ini tak bertahan lama sih yah, tapi ada juga yang kayaknya susah move on dari tahap ini dan seumur hidup terus melakukan penyangkalan.

2.    Anger (Kemarahan)
Ketika akhirnya kita berhasil move on dari tahap penyangkalan, biasanya kita udah sadar bahwa realitanya adalah—maafkan kabar buruk ini, ya, teman—IT’S OVER. Selesai. Hubungan telah berakhir. Kemudian kita mencari tahu alasan kenapa kita putus dan biasanya menemukan bahwa rasanya hidup itu nggak adil lalu kita melampiaskannya dalam berbagai cara. Termasuk jadi lebih sensitif terhadap orang lain—dalam artian yang jelek. Jadi kalau dalam masa-masa ini kita merasa melihat banyak orang yang kelihatan bawaannya ingin nyelupin kepala kita ke dalam kolam—yah, itu semua karena sikap kita juga sih.

3.    Bargaining (Tawar menawar)
Dalam masa ini, percayalah, kita akan terlihat sangat menyedihkan. Di tahap ini kita mulai menawarkan hal-hal yang diharapkan bisa membawa keadaan menjadi lebih baik. Misalnya, “Janji, aku akan berubah. Kamu mau aku bagaimana?” (tambahkan mata berkaca-kaca, bengkak dan hidung merah) atau mulai berpikir bernegosiasi dengan setan dengan berpikir, “Pokoknya gue mau deh nuker semua koleksi Kate Spade gue asal gue bisa ngabisin waktu sebentaaaarr aja sama dia.”

Jawabannya adalah: nggak, sayang. Pada akhirnya kita akan kehilangan koleksi tas kita ditambah dengan penyesalan selamanya. Bukan karena patah hati, tapi karena kita terlalu buta dan bodoh untuk menukar hal yang berharga dengan...yah, bukan dengan apa-apa. Yang diinginkan juga nggak terkabulkan, kan?

Di tahap ini juga biasanya sebenernya kita udah sadar bahwa kita sudah berada di garis akhir, hanya saja kenyataan rasanya terlalu berat untuk dihadapi (dan diakui).

4.    Depression (Depresi)
Nah, biasanya karena tahap tawar-menawar nggak berhasil, kita bisa jadi depresi, terus nggak mau makan, kurang tidur, nggak berminat ngapa-ngapain, jadi nggak produktif lah. Belum lagi mikir, “Kalau gue nggak ditakdirkan sama dia, kenapa gue dipertemukan dengan dia?” Mungkin jawabannya nggak tersedia sekarang, tapi suatu hari pasti kita akan tahu kenapa.

5.    Acceptance (Penerimaan)
Pfiuuuhhh. Akhirnya sampai juga di tahapan ini. Biasanya kalau kita udah di sini, kita udah berdamai dengan diri sendiri. Menerima kenyataan bahwa kita udah putus dari pasangan dan ini saatnya melanjutkan hidup. Mungkin nggak sepenuhnya ‘I’m over him’, mungkin kita akan bolak-balik meyakinkan diri bahwa ini memang sudah berakhir dan kita harus move on, tapi kita tahu bahwa kita sudah berada di jalan yang benar. Jalani hidup, ambil pelajaran dari kejadian itu, dan cintai hidup kita yang sekarang.

Mungkin setelah lima tahap itu kita lalui, akan ada masa-masa yang lain, masa di mana kita penasaran tentang bagaimana kabar mantan, apakah hidupnya lebih bahagia dari kita, apakah dia masih ingat kita, apakah dia menyesali keputusannya meninggalkan kita dan lain-lain, tapi percayalah, yang penting saat ini adalah kita melalui lima tahapan itu dengan selamat.

Kalau sudah berhasil melaluinya (dan saya yakin kita pasti bisa melaluinya), saya bangga dengan Anda. Iya, Anda.

 http://id.she.yahoo.com/lima-tahap-kesedihan-di-kala-patah-hati-052508879.html

DIAM



>>> Diam Lebih Baik

Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi komentar..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam menegur..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memberi nasihat..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam memprotes..
Kadang-kadang kita hanya perlu DIAM dalam persetujuan..

tapi..

Biarlah DIAM kita mereka faham artinya..
Biarlah DIAM kita mereka terkesan maknanya..
Biarlah DIAM kita mereka maklum maksudnya..
Biarlah DIAM kita mereka terima tujuannya..

karena..

DIAM kita mungkin disalah artikan..
DIAM kita mungkin mengundang prasangkaan..
DIAM kita mungkin tidak membawa maksud apa2..
DIAM kita mungkin tak berarti..

maka..

jika kita merasakan DIAM itu terbaik..
seharusnya kita DIAM..
namun seandainya DIAM kita bukanlah sesuatu yang bijak..
berkatalah sehingga mereka DIAM..

 https://plus.google.com/118349090067553259282/posts/LeygeJo2VSv

Cara Kerja Sistem Pencernaan Anda

Pada dasarnya sistem pencernaan merupakan satu tabung panjang yang dimulai dari mulut Anda, dilanjutkan turun hingga tenggorokan menuju perut Anda kemudian diteruskan ke usus kecil dan besar hingga rectum dan berakhir di anus.
Ini-Lho,-Cara-Kerja-Sistem-Pencernaan-Anda..Dalam perjalanan ini, makanan akan diubah menjadi zat kimia yang dapat diserap tubuh untuk digunakan sebagai energi atau membangun jaringan tubuh yang baru.

Proses Pencernaan Makanan

Pada dasarnya proses pencernaan makanan dibagi dalam dua bagian, yaitu:
  • Pencernaan mekanikal. Proses ini terjadi pada mulut dan perut Anda. Gigi anda mengunyah dan memecah makanan menjadi bagian kecil yang dapat Anda telan tanpa tersedak. Dalam perut Anda, proses ini berlanjut dan terus memecah makanan menjadi partikel yang lebih kecil lagi.
  • Pencernaan kimiawi. Terjadi pada setiap poin proses pencernaan dalam tubuh di mana enzim dan zat lain seperti hydrochloric acid (berasal dari sel yang terdapat pada jalur menuju perut) dan bile (berasal dari kantung empedu) melelehkan makanan kemudian melepaskan nutrisi yang terkandung agar terserap tubuh.

Memahami Bagaimana Tubuh Mencerna Makanan

Inilah kronologis proses pencernaan makanan dalam tubuh kita yang terjadi setiap setiap hari.
  • Mata dan hidung
    Saat Anda melihat makanan lezat, otak akan merespon dengan merangsang organ pencernaan untuk bersiap-siap menerima makanan. Sedangkan bau atau aroma dari makanan lezat dikirimkan melalui sebuah molekul yang terbang dari permukaan makanan menuju ke membran dalam hidung Anda, merangsang sel penerima (reseptor) yang terdapat pada sebuah saraf yang terbentang dari hidung hingga otak Anda.Saat sel penerima tersebut berkomunikasi dengan otak Anda, otak akan memberikan perintah untuk, mengeluarkan air liur, memanasi perut dan siagakan usus kecil. Dengan kata lain, penglihatan dan pembauan dari makan menyebabkan mulut berair (mengeluarkan air liur) dan perut Anda berbunyi karena merespon perasaan lapar yang muncul.
  • Mulut
    Saat Anda mengangkat sendok menuju mulut Anda, gigi dan kelenjar saliva mulai beraksi. Gigi Anda mengunyah, menghancurkan makanan, memecahnya menjadi lebih kecil, sehingga hasilnya, Anda dapat menelan tanpa tersedak dan membantu enzim pencernaan mencerna makanan dengan lebih baik. Pada saat yang bersamaan, kelenjar air liur di bawah lidah dan di belakang mulut Anda mengeluarkan cairan atau air liur, yang berguna untuk melembabkan dan mengatur makanan sedemikian rupa sehingga lidah Anda dapat mendorongnya ke belakang mulut lalu menelannya, dan menyediakan amylase, enzim yang memulai pencernaan karbohidrat kompleks, memecah molekul karbohidrat tersebut menjadi gula.
  • Perut
    Perut Anda dikelilingi oleh otot yang kuat yang bisa melakukan suatu kontraksi yang disebut peristalsis. Tujuannya untuk menggerakkan makanan perlahan melalui perut Anda menuju semacam tempat yang secara mekanis memecah makanan yang sudah hancur setelah di kunyah menjadi partikel yang lebih kecil lagi. Sementara proses ini berjalan, sel-sel pada dinding perut mengeluarkan semacam cairan yang berupa enzim, hydrochloric acid dan lendir (lendir ini melindungi perut dari hydrochloric acid dan enzim).Salah satu enzim perut yaitu gastric alkohol dehydrogenase, mencerna sejumlah kecil alkohol, nutrisi yang tidak biasanya yang dapat diserap langsung menuju aliran darah Anda meskipun belum dicerna. Enzim yang lain, seperti cairan dari perut, memulai pencernaan protein dan lemak, memisahkannya dari komponen dasar makanan yaitu asam amino (dari protein) dan asam lemak.
    Sebagian besar, pencernaan karbohidrat agak terhambat meskipun sementara, terhambat di perut, karena cairan perut yang sangat asam sehingga mengnon-aktifkan amylase, enzim pada air liur yang memecah karbohidrat kompleks menjadi gula biasa. Asam dalam perut dapat memecah beberapa ikatan karbohidrat, dengan demikian pencernaan karbohidrat juga terjadi walau sedikit.
    Pada akhirnya, makanan dalam perut Anda tercampur isinya menjadi sebuah sup yang disebut chyme. Saat sup ini sedikit tumpah melewati perut melalui usus kecil, proses pencernaan karbohidrat berlanjut dan tubuh Anda mulai menyerap nutrisi dari makanan yang masuk.
  • Usus Kecil
    Saat ‘sup’ tumpah dari perut menuju bagian usus kecil ini, ada cairan baru yang ikut dilepaskan, yaitu:
    • Enzim pankreas dan usus yang menyelesaikan proses pencernaan protein menjadi asam amino dan membantu mencerna lemak serta karbohidrat
    • Air empedu, cairan berwarna kehijau-hijauan (terbuat di liver dan disimpan di kantung empedu) yang membantu mencampur lemak dengan air.
    • Cairan alkalin pankreas yang membantu mengurangi keasaman ‘sup’ sehingga amilase dapat membantu secara total merubah karbohidrat kompleks menjadi gula biasa.
    • Dehidrogenase alkohol dalam usus yang membantu mencerna alkohol yang tidak terserap ke dalam aliran darah Anda.
    Saat zat kimia ini sedang bekerja, kontraksi peristaltic di usus kecil menggerakkan makanan melewati sebuah tabung atau lorong sehingga tubuh Anda dapat menyerap gula, asam amino, asam lemak, vitamin dan mineral masuk ke dalam sel pada dinding usus.
  • Usus Besar
    Usus besar, tugas utamanya adalah menyerap air dari makanan yang tidak dapat diserap kemudian memerasnya hingga tertinggal sisanya yang berbau dan dibuang melalui anus yang dikenal dengan sebutan feses. Feses terbuat dari material makanan yang tidak dapat dicerna, ditambah dengan sel yang mengelupaskan lapisan dinding usus, dan bakteri yang cukup banyak. Peran bakteri dalam usus besar antara lain, memecah nitrogen yang tidak tercerna, menghasilkan gas metan, karbondioksida, dan hidrogen, serta berguna memproses serat untuk menghasilkan short chain fatty acids yang melindungi sel usus besar dari kerusakan akibat kanker.
Itulah proses perjalanan panjang makanan dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, sayangi kesehatan pencernaan Anda dengan mengkonsumsi makanan sehat agar bisa bekerja sesuai dengan fungsinya. Semoga bermanfaat.

 http://id.she.yahoo.com/ini-lho-cara-kerja-sistem-pencernaan-anda-011314257.html
Biarpun perjalanan kita tak semulus seperti mereka
walaupun banyak rintangan yang menghadang
walaupun banyak diantara mereka yang mencela
Aku tak pernah menyesal mengenal dan menyayangimu
walaupun kadang ego kita yang besar
walapun pertengkaran sering kita alami
semua itu indah...
seindah saat ku melihat senyum mengembang diwajahmu

3pol

kau yang aku sayang

tau kah engkau,,
kau adalah anugerah dalam hidupku
kau adalah kekuatan untukku
kau yang aku cinta
kau yang aku sayang
kau selamanya akan ada dihatiku
apapun yang terjadi

3pol

Minggu, 25 Agustus 2013

♣ Haid tidak teratur bisakah hamil? ♣

Idealnya, siklus haid teratur setiap bulan dengan rentang waktu antara 21 sampai 35 hari setiap kali periode haid. Dengan siklus haid yang normal, secara fisiologis menggambarkan, organ reproduksi ibu cenderung sehat dan tak bermasalah. Sistem hormonalnya baik, ditunjukkan dengan sel telur yang terus diproduksi dan siklus haidnya teratur. Intinya, secara kasat mata ibu diyakini dalam kondisi sehat. Sehingga, dengan siklus normal ini, ibu akan lebih mudah mendapatkan kehamilan, menata rutinitas, menghitung masa subur, dan lainnya.Pada kenyataannya, tak semua perempuan memiliki siklus haid yang normal. Banyak di antara mereka yang siklus haidnya tidak teratur, yakni siklusnya tidak memiliki pola tertentu. Mungkin pada awalnya siklus haid lebih dari 35 hari, namun kemudian akan timbul perdarahan haid di luar siklus haid normal. Misal, siklusnya semula 35-40 hari tetapi bulan berikutnya bisa tidak haid selama 3 bulan. Di sisi lain, ada pula yang dalam sebulan bisa mengalami haid lebih dari sekali. Contoh, bulan ini haid terjadi tanggal 10, kemudian datang lagi pada tanggal 25 di bulan yang sama. Haid yang berlangsung kurang dari 21 hari dikategorikan siklus pendek.

Baik siklus pendek maupun panjang, sama-sama menunjukkan ketidakberesan pada sistem metabolisme dan hormonal. Dampaknya pun sama, yaitu jadi lebih sulit hamil. Pada siklus pendek, ibu mengalami “unovulasi†karena sel telur tidak terlalu matang sehingga sulit untuk dibuahi. Pada siklus panjang, hal ini menandakan sel telur jarang sekali diproduksi atau ibu mengalami ketidaksuburan yang cukup panjang. Jika sel telur jarang diproduksi berarti pembuahan akan sangat jarang terjadi. Padahal, haid merupakan tanda kalau ibu sedang subur.

Ketidakteraturan haid ini pun membuat ibu sulit mencari kapan masa subur dan tidak. Seharusnya, jika haid teratur, masa subur dapat ditemukan dengan mudah. Contoh, jika siklusnya 30 hari, maka masa subur diperkirakan 16 hari setelah hari pertama haid. Berbeda dengan siklus panjang dan pendek, sulit sekali menghitung masa subur karena tak ada rumus yang dapat digunakan.

Namun begitu, ibu tak perlu berkecil hati. Sebab, hal ini bisa diatasi. Nanti dokter akan membantu ibu mencari apa penyebabnya, untuk kemudian diberikan solusinya yang tepat. Tentu diperlukan kerja sama yang lebih intens antara ibu dan pasangan dengan dokter. Mudah-mudahan dengan terapi yang dilakukan bisa membuat ibu segera hamil.

► RAGAM Penyebab & Solusinya

Banyak penyebab kenapa siklus haid menjadi panjang atau sebaliknya, pendek. Namun, penanganan kasus dengan siklus haid yang tidak normal, tak berdasarkan kepada panjang atau pendeknya sebuah siklus haid, melainkan berdasarkan kelainan yang dijumpai. Penanganan dilakukan oleh dokter berdasarkan penyebabnya.

* Fungsi Hormon Terganggu

Haid terkait erat dengan sistem hormon yang diatur di otak, tepatnya di kelenjar hipofisa. Sistem hormonal ini akan mengirim sinyal ke indung telur untuk memproduksi sel telur. Bila sistem pengaturan ini terganggu, otomatis siklus haid pun akan terganggu.

Penanganan:

Jika terdapat kekurangan hormon, maka dapat ditambahkan hormon yang kurang tersebut (misal, kekurangan hormon estrogen, maka dapat ditambahkan hormon estrogen). Jika terdapat hormon yang berlebih, maka dilakukan pemberian obat tertentu sehingga kadar hormon kembali normal (misal, kadar hormon prolaktin yang berlebih dapat dikurangi dengan pemberian obat tertentu). Jika terdapat hormon yang tidak seimbang, maka ditambahkan hormon lain agar lebih seimbang.

* Kelainan Sistemik

Ada ibu yang tubuhnya sangat gemuk atau kurus. Hal ini bisa memengaruhi siklus haidnya karena sistem metabolisme di dalam tubuhnya tak bekerja dengan baik. Atau ibu menderita penyakit diabetes, juga akan memengaruhi sistem metabolisme ibu sehingga siklus haidnya pun tak teratur.

Penanganan:

Untuk mengatasi problem gemuk atau kurus sehingga sistem metabolismenya membaik adalah dengan mengatur pola makan yang tepat. Ibu bisa melakukan diet dengan panduan dari seorang ahli supaya asupan yang masuk sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sedangkan untuk penderita diabetes kadar gula dalam darah atau kadar insulin dalam darah tinggi sehingga dapat menyebabkan gangguan siklus haid, pemberian obat antidiabetik atau obat insulin “sensitizer†dapat memperbaiki siklus haid kembali normal dan bahkan memperbaiki kesempatan untuk hamil.

* Stres

Stres jangan dianggap enteng sebab akan mengganggu sistem metabolisme di dalam tubuh. Bisa saja karena stres, si ibu jadi mudah lelah, berat badan turun drastis, bahkan sakit-sakitan, sehingga metabolismenya terganggu. Bila metabolisme terganggu, siklus haid pun ikut terganggu.

Penanganan:

Stres yang dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi adalah stres psikis yang berat seperti kesedihan yang sangat hebat (orangtua atau pasangan hidup atau anak meninggal dunia), atau kehidupan yang sangat menekan seperti kehidupan di dalam penjara wanita. Stres psikis yang hebat dapat meningkatkan hormon CRH atau kortisol, yang dapat mengganggu produksi hormon reproduksi. Untuk mengatasinya adalah dengan mengatasi stres itu sendiri lewat terapi yang dilakukan oleh ahlinya. Jika stres bisa diatasi, siklus haid bisa normal.

* Kelenjar Gondok

Terganggunya fungsi kelenjar gondok/tiroid juga bisa menjadi penyebab tak teraturnya siklus haid. Gangguan bisa berupa produksi kelenjar gondok yang terlalu tinggi (hipertiroid) maupun terlalu rendah (hipotiroid). Pasalnya, sistem hormonal tubuh ikut terganggu.

Penanganan:

Jika hormon tiroid terlalu tinggi maka perlu ditambahkan obat agar produksi kelenjar gondok menurun, dan sebaliknya jika hormon tiroid terlalu rendah maka perlu ditambahkan obat agar hormon tiroid kembali normal. Intinya produksi kelenjar harus sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh.

* Hormon Prolaktin Berlebihan

Pada ibu menyusui, produksi hormon prolaktinnya cukup tinggi. Hormon prolaktin ini sering kali membuat ibu tak kunjung haid karena memang hormon ini menekan tingkat kesuburan ibu. Pada kasus ini tak masalah, justru sangat baik untuk memberikan kesempatan pada ibu guna memelihara organ reproduksinya. Sebaliknya, jika tidak sedang menyusui, hormon prolaktin juga bisa tinggi, biasanya disebabkan kelainan pada kelenjar hipofisis yang terletak di dalam kepala.

Penanganan:

Produksi hormon prolaktin yang berlebihan dapat disebabkan oleh stres psikis yang hebat atau karena terdapat tumor pada kelenjar hipofisis yang menghasilkan hormon prolaktin lebih banyak. Untuk menekan produksi hormon prolaktin yang berlebih dapat diberikan obat saja, atau jika diperlukan dapat dilakukan operasi pembedahan untuk mengangkat tumor di kelenjar hipofisis tersebut.

FOKUS Pada KEINGINAN HAMIL

Banyak ibu yang gusar, gangguan siklus haid menghambatnya untuk memiliki anak. Bukan saja ibu yang belum memiliki anak, ibu yang sudah memiliki anak pun dapat mengalaminya. Pada kasus ini penanganan siklus haid yang tidak normal selalu memerhatikan apakah penderita masih berharap untuk hamil atau tidak. Jika masih ingin hamil, maka penanganannya harus difokuskan kepada upaya untuk membantu penderita menjadi hamil. Jika penderita tidak ingin hamil lagi, maka penanganannya cukup dengan mengatur siklus haidnya saja.

Narasumber:
Dr. Andon Hestiantoro, Sp.OG
 https://www.facebook.com/sayapinginhamil/posts/561314337238466

.. PENYAKIT AKIBAT ZINA DAN FREESEX ...

Tuhan mengharamkan zina tentu ada alasannya. Supaya manusia hidup sehat jiwa raga dengan perNIKAHan. Berikut ada 10 penyakit kelamin akibat PERZINAAN seks bebas dan sering gonta ganti pasangan yang tak halal:

1. Herpes Genital
Hampir 31 juta orang Amerika, satu per enam jumlah penduduk Amerika-pernah menderita herpes genital. Herpes, yang disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 2, adalah infeksi seumur hidup yang menyebabkan lecet-lecet pada alat kelamin yang biasanya datang dan pergi.
Ada pria yang tidak menunjukkan gejala apa pun, tetapi mereka tetap bisa menulari orang lain. Acydovir
(Zovirox), sebuah obat yang diresepkan, dapat meringankan gejala-gejalanya, tetapi tidak menyembuhkan. Lecet-lecet karena herpes tersebut bisa meningkatkan risiko tertular AIDS melalui luka di darah.

2. Sifilis (Penyakit Raja Singa)
Juga dikenal dengan nama Great Imitator karena gejala-gejala awalnya mirip dengan gejala-gejala sejumlah penyakit lain. Sifilis sering dimulai dengan lecet yang tidak terasa sakit pada penis atau bagian kemaluan lain dan berkembang dalam 3 tahap yang dapat berlangsung lebih dari 30 tahun. Secara umum, penyakit ini dapat membuat orang yang telah berumur sangat menderita, karena dapat mengundang penyakit jantung, kerusakan otak, dan kebutaan. Apabila tidak diobati, penyakit ini juga dapat menyebabkan kematian. Kira-kira 120.000 orang di AS tertular sifilis tiap tahun.

3. Gonore (Kencing Nanah)
Penyakit ini telah dikenal sejak dahulu, menyerang sekitar 1,5 juta orang Amerika, baik pria maupun wanita, setiap tahun. Meskipun sering tanpa gejala, infeksi bakteri ini dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil dan mengeluarkan nanah setelah dua hingga sepuluh hari. Kalau tidak diobati, penyakit ini dapat berkembang menjadi artritis, lepuh-lepuh pada kulit, dan infeksi pada jantung atau otak. Gonore dapat disembuhkan dengan antibiotika.

4. Klamidia
Kondisi ini mempunyai gejala mirip gonore, walaupun bisa juga muncul tanpa gejala. Di Amerika, klamidia termasuk penyakit yang paling mudah diobati, tetapi mudah juga menginfeksi, yaitu sekitar 4 juta orang setiap tahun.
Penyakit ini dapat menyebabkan artritis parah dan kemandulan pada pria. Seperti sifilis dan gonore, penderitanya dapat disembuhkan dengan antibiotika.

5. Jengger Ayam atau Kutil di kelamin (Genital wart)
Di Amerika, kasus kutil pada alat kelamin ini mencapai 1 juta setiap tahunnya. STD ini disebabkan oleh sejenis virus papiloma, yang terkait dengan kanker penis serta anus.
Obatnya tidak ada, walaupun kutil yang terjadi dapat dihilangkan melalui operasi atau dibakar, atau dibekukan. Akan tetapi setelah itu gejala yang sama dapat datang kembali.

6. Hepatitis B
Penyakit ini dapat berlanjut ke sirosis hati atau kanker hati.
Setiap tahun kasus yang dilaporkan mencapai 200.000, walaupun ini satu-satunya STD yang dapat dicegah melalui vaksinasi.

7. Kanker prostat
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Karin Rosenblatt dari University of Illinois, diketahui bahwa dari 753 pria yang disurvei, terdapat hubungan antara kanker prostat dan banyaknya berhubungan seksual dengan beberapa orang. Pria yang sering melakukan seks dengan banyak wanita berisiko 2 kali lipat terkena kanker prostat.

8. Kanker Serviks (leher rahim)
Hampir 95% kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV), dan 33% wanita dilaporkan punya virus tersebut,yang menyebabkan adanya sakit di leher rahim. Virus ini bisa menular lewat hubungan seksual, dan laki-laki pun bisa tertular oleh virus ini.

9. HIV/AIDS
Pertama kali ditemukan pada tahun 1984. AIDS adalah penyakit penyebab kematian ke-6 di dunia, baik bagi wanita maupun pria. Virus yang menyerang kekebalan tubuh ini bisa menular melalui darah dan sperma pada saat berhubungan seksual. Hingga kini vaksinnya masih dikembangkan namun belum terbukti ampuh mencegah penularannya.

10. Trichomoniasis
Bisa menyebabkan daerah di sekitar vagina menjadi berbuih atau berbusa. Ada juga yang tidak mengalami gejala apapun. Penyakit ini bisa menyebabkan bayi terlahir prematur jika sang ibu menderita penyakit ini saat hamil.

Sangat penting mengetahui bahwa hubungan seksual bukan hanya sekedar hubungan intim. Kontak seksual seperti ciuman, oral seks dan penggunaan alat bantu seks seperti vibrator juga berisiko menularkan virus.

Cara untuk mencegah penyebaran 10 penyakit kelamin akibat Seks Bebas adalah dengan berhubungan seks dengan satu pasangan (suami/istri).
Tapi yang terpenting jangan melakukan seks bebas diluar nikah.
 https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=311250405680844&id=203846879754531

Jazzy Green

Jazzy Green
Ciiiluk Baaa

Followers