Pages

Sabtu, 02 Maret 2013

Ini Dia 4 Khasiat Bawang Merah untuk Rambut

Hampir setiap orang menghadapi masalah rambut, mulai dari rambut rontok hingga ketombe yang benar-benar sulit diatasi. Meski sudah melakukan perawatan, gaya hidup sibuk dan tidak sehat tetap akan memengaruhi kulit dan rambut.
bawang merahAda banyak produk perawatan yang ditargetkan untuk memecahkan masalah rambut seperti itu, tetapi hasilnya nol. Banyak juga orang yang akhirnya memilih perawatan rambut secara alami, misalnya dengan madu, telur, jus lemon, dan bawang merah.
Ya, bawang selain bisa membuat Anda menangis saat mengirisnya, ternyata mampu membantu mengatasi masalah rambut. Yuk, simak khasiat bawang merah berikut ini, seperti dikutip dari Boldsky.com :
1. Mengobati rambut rontok. Ini adalah salah satu khasiat dari bawang merah. Bawang kaya akan sulfur, yang mampu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat rambut. Siapkan ramuan dengan cara membuat jus bawang merah terlebih dahulu. Pijatlah kulit kepala dengan hot coconut oil selama 30 menit, sebelum mengoleskan jus bawang untuk membuka pori-pori kulit kepala. Lalu, tutup rambut Anda dengan handuk hangat untuk menguapkan rambut.
2. Menumbuhkan rambut. Memijat kulit kepala Anda dengan jus bawang dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mengakibatkan pertumbuhan rambut baru. Sulfur dalam bawang merah tidak hanya mengurangi rambut rontok, tetapi juga menginduksi pertumbuhan rambut. Campurlah jus bawang merah dengan coconut oil dan pijat kulit kepala. Biarkan selama 40 menit dan kemudian bilas dengan sampo ringan.
3. Menyembuhkan infeksi kulit kepala. Gunakan jus bawang merah untuk menyembuhkan infeksi kulit kepala. Infeksi jamur dapat merusak rambut Anda dan juga menyebabkan kerontokan rambut yang parah. Selain mengobati infeksi kulit kepala, bawang merah juga membantu membuka pori-pori yang tersumbat dari folikel rambut.
4. Mengatasi ketombe. Anda juga bisa menyingkirkan ketombe dengan jus bawang merah. Campur jus bawang dengan lemon, dadih, dan tambahkan beberapa tetes madu. Oleskan pada rambut Anda dan biarkan selama 30 menit. Bilas dengan sampo anti-ketombe ringan untuk menyingkirkan ketombe secara alami.

selamat mencoba, semoga bermanfaat.(yahoo)

Beberapa Contoh Penyakit Genetik.

Penyakit genetik adalah penyakit yang disebabkan oleh gen yang rusak atau tidak berfungsi dengan normal. Sebuah gen yang termutasi tidak menghasilkan protein yang berfungsi normal namun malah menghasilkan protein dalam bentuk lain sehingga tidak bisa berfungsi dengan baik atau bahkan malah tidak bisa menghasilkan protein samasekali. Di dunia ini ada sekitar 5.000 penyakit genetik yang telah ditemukan.
Berikut ini adalah penyakit genetika yang umum kita jumpai di sekitar kita:
# ANEMIA SEL SABIT
Penyakit anemia sel sabit merupakan jenis penyakit genetika yang  pertama diketahui. Penyakit tersebut disebabkan oleh mutasi pada gen yang menyandi hemoglobin, protein darah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Perubahan protein tersebut membuat sel darah merah berbentuk seperti sabit sehingga menyebabkan aliran darah menjadi tidak normal, menyebabkan penyumbatan pembuluh darah serta bisa juga menyebabkan anemai yang parah. Sampai saat ini belum ditemukan cara pengobatan yang efektif untuk penyakit anemia sel sabit ini. Penderita penyakit anemia sel sabit cenderung mati muda atau apabila tetap bisa melangsungkan hidup, mereka akan hidup menderita.

Anemia Hemolitik (Anemia Sel Sabit)


Anemia sel sabit adalah penyakit turunan berupa kelainan hemoglobin (hemoglobinopati), yaitu terbentuknya hemoglobin S yang fungsinya terganggu sehingga sel darah merah berbentuk bulan sabit. Anemia sel sabit merupakan kelainan genetik terkait gen resesif.

sickle_cell_01 Anemia sel sabit adalah gangguan resesif autosomal yang disebabkan pewarisan dua salinan gen hemoglobin defektif, masing-masing satu dari orang tua. Hemoglobin yang cacat tersebut, yang disebut hemoglobin S (HbS), menjadi tidak elastis dan berbentuk seperti bulan sabit. 

Sel darah merah pada anemia sel sabit ini kehilangan kemampuan untuk bergerak dengan mudah melewati pembuluh yang sempit dan tersangkut dalam pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyumbatan aliran darah ke jaringan berikutnya. Meskipun bentuk sel sabit ini bersifat reversible atau dapat kembali ke bentuk semula jika saturasi hemoglobin kembali normal, sel sabit sangat rapuh dan banyak yang sudah hancur di dalam pembuluh yang sangat kecil, sehingga menyebabkan anemia. 

Dalam keadaan normal, sel darah merah mempunyai waktu hidup 120 hari. Jika menjadi tua, sel pemakan dalam sumsum tulang, limpa dan hati dapat mengetahuinya dan akan merusaknya. Jika suatu penyakit menghancurkan sel darah merah sebelum waktunya (hemolisis), sumsum tulang berusaha menggantinya dengan mempercepat pembentukan sel darah merah yang baru, sampai 10 kali kecepatan normal. Jika waktu  penghancuran sel darah merah melebihi waktu pembentukannya, maka akan terjadi anemia hemolitik.

Sel-sel yang telah hancur disaring dan dipindahkan dari sirkulasi ke dalam limpa. Kondisi ini mengakibatkan limpa bekerja lebih berat. Jaringan parut dan kadang-kadang infark (sel yang sudah mati) dari berbagai organ, terutama limpa dan tulang, dapat terjadi. Disfungsi multiorgan sering terjadi setelah beberapa tahun. 

Kondisi-kondisi yang dapat menstimulasi sel sabit antara lain hipoksia, ansietas dan demam. Karena limpa merupakan organ imun yang penting, infeksi, terutama yang disebabkan bakteri, umumnya dan sering menstimulasi krisis sel sabit.

Pada saat lahir, tanda anemia sel sabit mungkin tidak terlihat karena semua bayi memiliki  jenis hemoglobin dengan tinggi kadar  yang berbeda-beda, yaitu hemoglobin fetal (F). Hemoglobin fetal tidak berbentuk sabit, tetapi hanya dapat bertahan dalam waktu kira-kira 4 bulan setelah kelahiran. Pada saat itu tanda penyakit mulai terlihat. Tanda-tanda ini merupakan gejala klasik anemia dan tanda yang berhubungan dengan karakteristik gangguan penyumbatan yang sangat nyeri.

Individu pengidap anemia sel sabit membawa dua gen defektif dan akibatnya hanya memiliki hemoglobin S. Individu yang heterozigot untuk gen sel sabit (membawa satu gen defektif dikatakan membawa sifat sel sabit. Heterozigot biasanya menggambarkan hemoglobin S pada sekitar 30 sampai 40% sel darah merahnya, dengan hemoglobin normal dibawa oleh sel darah merah yang tersisa. Individu ini biasanya asimtomatik.

Akar demografik anemia sel sabit kemungkinan ditemukan di area endemik malaria. Sifat sel sabit terbukti memberikan perlindungan terhadap kerusakan sel darah merah setelah terinfeksi mikroorganisme yang bertanggung jawab menjadi penyebab malaria. Diduga bahwa perlindungan ini memungkinkan gen sel untuk bertahan selama proses evolusi di daerah-daerah endemik malaria, seperti daerah khatulistiwa di Afrika. Sedangkan di Amerika Serikat, anemia sel sabit terutama diderita oleh individu yang memiliki darah keturunan dari area Afrika tersebut: mencapai sekitar 10% keturunan Afro-Amerika membawa sifat ini dan kira-kira satu dari setiap 375 anak Afro Amerika lahir dengan penyakit ini. 

Gambaran Klinis
  • Terdapat tanda anemia sistemik.
  • Nyeri hebat yang intens akibat penyubatan vaskular pada serangan penyakit.
  • Infeksi bakteri serius disebabkan kemampuan limpa untuk menyaring mikroorganisrne yang tidak adekuat.
  • Splenomegali karena limpa membersihkan sel-sel yang mati, kadang menyebabkan krisis akut.
# BUTA WARNA
Buta warna juga merupakan salah satu jenis penyakit genetika yang bisa diturunkan. Buta warna terjadi sebagai akibat disfungsi atau ketiadaan subtipe (konus) fotoreseptor yang distimulasi oleh cahaya merah, hijau, atau biru sehingga bisa menyebabkan kesulitan membedakan warna tertentu. Buta warna yang disebabkan oleh defisiensi salah satu subtipe konus ini sering kali mengenai konus merah atau hijau. Buta warna diderita oleh seseorang semenjak mereka lahir, tidak ada orang yang baru menderita buta warna setelah mereka dewasa. Kelainan buta warna disebabkan oleh gen yang terpaut pada gonosom X dan bersifat resesif. 
Buta warna merupakan suatu kondisi kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu. Sehingga orang yang mengidap buta warna tidak dapat membedakan perpaduan aneka warna.

Buta warna dibagi menjadi total dan parsial, dimana pada buta warna total seseorang hanya melihat semua warna menjadi hitam dan putih saja. Sedangkan pada buta warna parsial, seseorang mengalami kesulitan dalam membedakan warna-warna senada.

Secara fisik seseorang dengan buta warna terlihat sama saja dengan orang normal. Artinya, tidak terdapat kelainan fisik yang menonjol. Karena pada buta warna, kelainan terdapat pada sel retina bola mata dan hal itu tidak dapat dilihat secara kasat mata.

Selain hal diatas, penderita buta warna tidak merasakan sakit atau apapun, yang dirasakan adalah ketika melihat suatu objek dengan perpaduan warna maka penderita akan melihatnya dengan warna yang berbeda dari orang normal.

Buta warna umumnya disebabkan karena keturunan (genetikal). Penyebab lainnya adalah adanya kerusakan pada syaraf mata yang disebabkan karena berbagai sebab, seperti kecelakaan atau bawaan lahir. Buta warna yang disebabkan karena faktor keturunan (genetik) dari orangtua kepada anaknya sering disebut dengan sex linked, karena kelainan ini dibawa oleh kromosom X. Artinya kromosom Y tidak membawa faktor buta warna.


Hal inilah yang membedakan antara penderita buta warna pada pria dan wanita. Seorang wanita terdapat istilah 'pembawa sifat' dan hal ini menunjukkan bahwa pada wanita terdapat kromosom X sebagai pembawa sifat buta warna. Wanita sebagai pembawa sifat, secara fisik tidak mengalami kelainan buta warna sebagaimana wanita normal pada umumnya. Tetapi wanita dengan pembawa sifat berpotensi menurunkan faktor buta warna kepada anak lelakinya kelak. Apabila pada kedua kromosom X mengandung faktor buta warna maka seorang wanita tersebut akan menderita buta warna.

Syaraf sel di retina terdiri atas sel batang yang peka terhadap warna hitam dan putih,serta sel kerucut yang peka terhadap warna lainnya. Buta warna terjadi ketika syaraf reseptor cahaya di retina mengalami perubahan, teruma sel kerucut.

Untuk mengetahui seseorang mengidap buta warna , maka dapat dites dengan tes Ishihara, dimana lingkaran-lingkaran berwarna  yang beberapa diantaranya dirancang agar terdapat tulisan tertentu yang hanya dapat dilihat atau tidak terlihat oleh penderita buta warna.

Umumnya buta warna diketahui ketika anak sudah mulai dewasa. Pada awalnya akan terjadi kebingungan pada dirinya dan orang orang sekitarnya, bahwa warna yang dilihat oleh orang lain berbeda dengan yang dilihat oleh penderita, misalnya seseorang melihat suatu warna sebagai warna merah, namun penderita melihatnya sebagai warna hijau. Hal ini yang menyebabkan penderita merasa kecewa dan sedih, karena hal-hal tertentu pada warna tidak dapat dilihatnya secara normal. Akibatnya, penderita buta warna tidak dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berhubungan dengan warna-warna, seperti dokter, ahli kimia, mekanik listrik, dan lain-lain.

Walaupun saat ini belum ditemukan solusi cara pengobatan yang mutakhir untuk penderita buta warna, ada beberapa alternatif untuk memudahkan pengidapnya antara lain:
  • Gunakan warna-warna kontras
  • Menggunakan kode-kode tertentu untuk menandai daerah-daerah tertentu
  • Memberi warna yang bisa terlihat hampir mendekati normal untuk barang-barang tertentu agar dapat membedakannya, seperti biru, kuning, putih dan hitam.
  • Untuk buta warna akut, maka penempatan benda yang diberi warna-warna tertentu juga dapat dilengkapi catatan menggunakan label sebagai indikator yang menjelaskan tentang nama warna tersebut.
Bagaimana Mencegah Buta Warna ?

Kondisi ini sulit dicegah karena bersifat keturunan. Otomatis jika ingin mencegahnya harus dari pertama ketika seseorang akan menikah, maka harus dilihat dan diperiksa apakah pada garis keturunannya terdapat faktor genetik buta warna.

Sangat direkomendasikan agar dilakukan tes sebelum anak memilih jurusan perkuliahannya, sehingga jika ditemukan faktor buta warna, anak tersebut dapat diarahkan untuk mengambil jurusan yang tidak membutuhkan kegiatan yang berhubungan dengan perbedaan warna-warna.
# HEMOFILIA
Hemofilia adalah penyakit yang disebabkan oleh terhambatnya proses pembekuan darah. Oleh karena itu, bila seseorang mengidap penyakit ini bila terluka akan memiliki resiko kehabisan darah  dan bisa berakibat kematian. Penyakit hemofilia menyebabkan tidak terbentuknya faktor antihemofilia yang berfungsi untuk pemecahan trombosit menjadi trombokinase pada proses pembekuan darah. Gen penyebab hemofilia ini terkait dengan gonosom X dan bersifat resesif. Penyakit hemofilia ini pertama kali diamati oleh keluarga kerajaan di Eropa dimana perkawinan antara Ratu Victoria dengan Raja Albert melahirkAn anak-anak yang menderita hemofilia sehingga beberapa diantaranya mengalami kematian.
 
Apa Itu Hemofilia ?

Hemofilia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih sayang.
Hemofilia adalah suatu penyakit yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan.
Darah pada seorang penderita hemofilia tidak dapat membeku dengan sendirinya secara normal. Proses pembekuan darah pada seorang penderita hemofilia tidak secepat dan sebanyak orang lain yang normal. Ia akan lebih banyak membutuhkan waktu untuk proses pembekuan darahnya.
Penderita hemofilia kebanyakan mengalami gangguan perdarahan di bawah kulit; seperti luka memar jika sedikit mengalami benturan, atau luka memar timbul dengan sendirinya jika penderita telah melakukan aktifitas yang berat; pembengkakan pada persendian, seperti lulut, pergelangan kaki atau siku tangan. Penderitaan para penderita hemofilia dapat membahayakan jiwanya jika perdarahan terjadi pada bagian organ tubuh yang vital seperti perdarahan pada otak.

Hemofilia A dan B
Hemofilia terbagi atas dua jenis, yaitu :
- Hemofilia A; yang dikenal juga dengan nama :
- Hemofilia Klasik; karena jenis hemofilia ini adalah yang paling banyak kekurangan faktor pembekuan pada darah.
- Hemofilia kekurangan Factor VIII; terjadi karena kekurangan faktor 8 (Factor VIII) protein pada darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.
- Hemofilia B; yang dikenal juga dengan nama :
- Christmas Disease; karena di temukan untuk pertama kalinya pada seorang bernama Steven Christmas asal Kanada
- Hemofilia kekurangan Factor IX; terjadi karena kekurangan faktor 9 (Factor IX) protein pada darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.

Bagaimana ganguan pembekuan darah itu dapat terjadi?
Gangguan itu dapat terjadi karena jumlah pembeku darah jenis tertentu kurang dari jumlah normal, bahkan hampir tidak ada. Perbedaan proses pembekuan darah yang terjadi antara orang normal (Gambar 1) dengan penderita hemofilia (Gambar 2).
Gambar 1
dan Gambar 2 menunjukkan pembuluh darah yang terluka di dalam darah tersebut terdapat faktor-faktor pembeku yaitu zat yang berperan dalam menghentukan perdarahan.
a. Ketika mengalami perdarahan berarti terjadi luka pada pembuluh darah (yaitu saluran tempat darah mengalir keseluruh tubuh), lalu darah keluar dari pembuluh.
b. Pembuluh darah mengerut/ mengecil.
c. Keping darah (trombosit) akan menutup luka pada pembuluh.
d. Faktor-faktor pembeku da-rah bekerja membuat anyaman (benang - benang fibrin) yang akan menutup luka sehingga darah berhenti mengalir keluar pembuluh.
Gambar 1
a. Ketika mengalami perdarahan berarti terjadi luka pada pembuluh darah (yaitu saluran tempat darah mengalir keseluruh tubuh), lalu darah keluar dari pembuluh.
b. Pembuluh darah mengerut/ mengecil.
c. Keping darah (trombosit) akan menutup luka pada pembuluh.
d. Kekurangan jumlah factor pembeku darah tertentu, mengakibatkan anyaman penutup luka tidak terbentuk sempurna, sehingga darah tidak berhenti mengalir keluar pembuluh.
Gambar 2

Seberapa banyak penderita hemofilia ditemukan ?
Hemofilia A atau B adalah suatu penyakit yang jarang ditemukan. Hemofilia A terjadi sekurang - kurangnya 1 di antara 10.000 orang. Hemofilia B lebih jarang ditemukan, yaitu 1 di antara 50.000 orang.

Siapa saja yang dapat mengalami hemofilia ?
Hemofilia tidak mengenal ras, perbedaan warna kulit atau suku bangsa.
Hemofilia paling banyak di derita hanya pada pria. Wanita akan benar-benar mengalami hemofilia jika ayahnya adalah seorang hemofilia dan ibunya adalah pemabawa sifat (carrier). Dan ini sangat jarang terjadi. (Lihat penurunan Hemofilia)
Sebagai penyakit yang di turunkan, orang akan terkena hemofilia sejak ia dilahirkan, akan tetapi pada kenyataannya hemofilia selalu terditeksi di tahun pertama kelahirannya.

Tingkatan Hemofilia
Hemofilia A dan B dapat di golongkan dalam 3 tingkatan, yaitu :
 Berat  Kurang dari 1% dari jumlah normalnya
 Sedang  1% - 5% dari jumlah normalnya
 Ringan  5% - 30% dari jumlah normalnya
Penderita hemofilia parah/berat yang hanya memiliki kadar faktor VIII atau faktor IX kurang dari 1% dari jumlah normal di dalam darahnya, dapat mengalami beberapa kali perdarahan dalam sebulan. Kadang - kadang perdarahan terjadi begitu saja tanpa sebab yang jelas.
Penderita hemofilia sedang lebih jarang mengalami perdarahan dibandingkan hemofilia berat. Perdarahan kadang terjadi akibat aktivitas tubuh yang terlalu berat, seperti olah raga yang berlebihan.
Penderita hemofilia ringan lebih jarang mengalami perdarahan. Mereka mengalami masalah perdarahan hanya dalam situasi tertentu, seperti operasi, cabut gigi atau mangalami luka yang serius. Wanita hemofilia ringan mungkin akan pengalami perdarahan lebih pada saat mengalami menstruasi.
# HIPERTRIKOSIS 
Hipertrikosis adalah penyakit berupa pertumbuhan rambut yang berlebihan pada tempat atau bagian yang tidak semestinya. Penyakit ini jarang terjadi pada anak. Penyakit ini bisa bersifat setempat atau menyeluruh serta permanen atau sementara. Pertumbuhan rambut pada penyakit hipertrikosis mengikuti pola non-androgenik dan dapat terjadinpada pria maupun wanita. Pengobatan penyakit hipertrikosis bisa menggunakan cara elektrolisis namun kendalanya sangat lama sehingga penderita seringkali memilih jenis pengobatan yang lebih singkat dengan menggunakan metode bleaching rambut atau menggunakan produk kosmetik.
  Hipertrikosis menggambarkan pertumbuhan rambut di tubuh dalam jumlah yang dianggap abnormal; kasus ekstensif hipertrikosis telah informal telah disebut sindrom manusia serigala. Ada dua jenis yang berbeda hipertrikosis: hipertrikosis umum, yang terjadi di seluruh tubuh. , dan hipertrikosis lokal, yang terbatas pada wilayah tertentu. hipertrikosis adalah baik bawaan (hadir sejak lahir) atau diperoleh di kemudian hari. Pertumbuhan rambut terjadi kelebihan di bidang kulit dengan kecuali rambut androgen tergantung dari daerah kemaluan, wajah, dan daerah aksila.

Beberapa tontonan sirkus di 19 dan awal abad 20, seperti Julia Pastrana, menderita hipertrikosis . Mereka biasanya ditampilkan sebagai "aneh" dan dipromosikan sebagai memiliki sifat manusia dan binatang jelas.
Klasifikasi
Ada dua metode klasifikasi untuk hipertrikosis. Satu membagi mereka menjadi baik hipertrikosis umum versus lokal, sementara yang lain memisahkan mereka menjadi bawaan versus diakuisisi.


Bawaan
bentuk kongenital dari hipertrikosis disebabkan oleh mutasi genetik. Hipertrikosis bentuk bawaan sangat jarang, tidak seperti bentuk yang diperoleh. kongenital hipertrikosis selalu hadir pada saat kelahiran


Hipertrikosis lanuginosa
lanuginosa hipertrikosis kongenital terlihat pada saat lahir bayi dengan benar-benar tertutup rambut lanugo tipis. Dalam kondisi normal, rambut lanugo adalah gudang sebelum kelahiran dan diganti dengan rambut vellus, namun, dalam penderitaan individu dari lanuginosa hipertrikosis bawaan, rambut lanugo tetap setelah lahir, telapak tangan, telapak kaki, dan selaput lendir tidak terpengaruh. Sebagai orang usia, rambut lanugo tipis mungkin hanya menyisakan wilayah terbatas hipertrikosis.


Umum hipertrikosis
hipertrikosis kongenital umum menyebabkan laki-laki untuk memamerkan rambut tubuh dan wajah yang berlebihan atas, sedangkan wanita menunjukkan distribusi rambut kurang parah asimetris, telapak tangan, sol,. dan selaput lendir tidak terpengaruh.

Terminal hipertrikosis
Hipertrikosis bawaan terminal dicirikan oleh adanya pigmen rambut terminal penuh yang mencakup seluruh tubuh. Kondisi ini biasanya disertai oleh hiperplasia gingiva. Formulir ini yang paling bertanggung jawab untuk istilah "Werewolf Syndrome" karena tebal rambut hitam yang muncul. Penderita kondisi ini kadang-kadang pemain di sirkus karena penampilan mereka yang tidak biasa


Terbatas hipertrikosis
Hipertrikosis bawaan dibatasi dikaitkan dengan kehadiran vellus rambut tebal di atas kaki dibatasi. Menandakan bahwa jenis hipertrikosis dibatasi untuk bagian tertentu dari tubuh, dalam hal ini, permukaan ekstrasensor dalam ekstremitas atas Hairy Sindrom Siku, jenis hipertrikosis dibatasi bawaan, menunjukkan pertumbuhan yang berlebihan pada dan di sekitar siku . Jenis hipertrikosis hadir pada saat lahir, menjadi lebih menonjol selama penuaan, hanya untuk regresi pada masa pubertas


Localized hipertrikosis
hipertrikosis kongenital lokal adalah kenaikan lokal di kepadatan rambut dan panjang


Nevoid hipertrikosis
hipertrikosis Nevoid mungkin hadir saat lahir atau muncul di kemudian hari . Ini fitur daerah terpencil rambut terminal yang berlebihan dan biasanya tidak berhubungan dengan penyakit lainnya.


Akuisisi
hipertrikosis Acquired muncul setelah lahir. Ada beberapa penyebab, termasuk efek samping obat, asosiasi dengan kanker, dan link mungkin dengan gangguan makan. Akuisisi bentuk dari hipertrikosis biasanya dapat dikurangi dengan berbagai pengobatan.

Hipertrikosis lanuginosa
lanuginosa hipertrikosis Diakuisisi dicirikan oleh pertumbuhan yang cepat dari rambut lanugo, terutama di wajah. rambut juga muncul pada batang dan ketiak, sedangkan telapak telapak tangan dan tidak akan terpengaruh rambutnya kelebihan sering disebut sebagai. ganas bawah. rambutnya ini sangat halus dan tidak berpigmen.


Umum hipertrikosis
hipertrikosis Acquired umum biasanya mempengaruhi pipi, bibir atas, dan dagu. Formulir ini juga akan mempengaruhi lengan dan kaki, namun ini kurang umum di daerah-daerah. Cacat lain yang terkait dengan diperoleh hipertrikosis umum adalah menduduki beberapa rambut folikel yang sama. Ini juga termasuk pola pertumbuhan rambut abnormal sebagai apa yang terjadi pada bulu dalam kondisi yang dikenal sebagai trichiasis perawatan minoxidil oral untuk hipertensi diketahui menyebabkan kondisi ini.. minoxidil Topik yang digunakan untuk alopesia menyebabkan pertumbuhan rambut di daerah itu diterapkan untuk, tetapi rambut ini menghilang tak lama setelah penghentian penggunaan minoxidil topikal


Berpola hipertrikosis
hipertrikosis berpola Acquired adalah peningkatan pertumbuhan rambut dalam pembentukan pola. Hal ini mirip dengan yang diperoleh hipertrikosis umum dan merupakan tanda keganasan internal.


Localized hipertrikosis
hipertrikosis lokal Acquired adalah peningkatan kepadatan rambut dan panjang sering sekunder untuk iritasi atau trauma. Formulir ini dibatasi untuk area tertentu tubuh.
Hirsutisme Seorang wanita dengan hirsutisme, seperti digambarkan di Nuremberg Chronicle (1493)


Hipertrikosis sering keliru diklasifikasikan sebagai hirsutisme. Hirsutisme adalah jenis hipertrikosis eksklusif untuk perempuan dan anak-anak, hasil dari kelebihan androgen pertumbuhan rambut sensitif. Pasien dengan pola hirsutisme menunjukkan pertumbuhan rambut laki-laki dewasa. rambut dada dan punggung sering terdapat pada wanita dengan hirsutisme.

Hirsutisme adalah baik bawaan dan yang diperoleh. Hal ini terkait dengan hormon laki-laki yang berlebihan pada wanita, sehingga gejala dapat mencakup jerawat, memperdalam suara, periode menstruasi tidak teratur, dan pembentukan bentuk tubuh yang lebih maskulin. Peningkatan androgen (hormon laki-laki) tingkat. Adalah utama penyebab kebanyakan kasus hirsutisme. Hirsutisme akibat peningkatan kadar androgen dapat diobati dengan obat yang mengurangi tingkat androgen. Beberapa pil KB dan spironolactone mengurangi tingkat androgen.
gejala
Ciri utama dari segala bentuk hipertrikosis adalah rambut kelebihan. Rambut dalam hipertrikosis biasanya lebih lama dari yang diharapkan dan mungkin terdiri dari semua jenis rambut (lanugo, vellus, atau terminal). bentuk-bentuk pertumbuhan rambut Patterned hipertrikosis menyebabkan pola. Bentuk umum hasil hipertrikosis dalam pertumbuhan rambut di seluruh tubuh. Terbatas dan bentuk-bentuk lokal mengakibatkan pertumbuhan rambut terbatas pada wilayah tertentu.


Genetik Linked X resesif sifat perempuanPola pewarisan perempuan dengan seks terkait bentuk hipertrikosisX Linked dominan sifat laki-lakiPola warisan laki-laki dengan seks terkait bentuk hipertrikosis

Hipertrikosis lanuginosa
Hipertrikosis lanuginosa bawaan dapat disebabkan oleh mutasi pada kromosom 8q; Namun, itu mungkin hasil dari mutasi genetik spontan dan bukan warisan. Formulir ini adalah autosomal dominan (tidak terletak di kromosom seks) kutaneus gangguan, yang mempengaruhi kulit.


Umum hipertrikosis
hipertrikosis kongenital umum memiliki pola yang dominan warisan dan telah dikaitkan dengan kromosom x24-q27.1 Seorang perempuan yang membawa gen hipertrikosis. memiliki peluang 50% lulus untuk anaknya. Sebuah operator laki-laki akan melewati bentuk hipertrikosis untuk putrinya, tetapi tidak pernah anak.


Umum hipertrikosis terminalis
terminalis kongenital hipertrikosis umum diduga disebabkan oleh perubahan genetik pada kromosom 17 menyebabkan penambahan atau penghapusan jutaan nukleotida. Gen MAP2K6 dapat menjadi faktor untuk kondisi ini. Kondisi ini juga mungkin karena perubahan kromosom yang mempengaruhi transkripsi gen.



kondisi Medis

Acquired hipertrikosis lanuginosa
lanuginosa hipertrikosis Acquired umumnya hadir dengan kanker. Kondisi ini juga terkait dengan gangguan metabolisme, seperti anoreksia., ketidakseimbangan hormon, seperti hipertiroidisme, atau sebagai efek samping obat-obatan tertentu.


Acquired hipertrikosis umum
hipertrikosis Acquired umum dapat disebabkan oleh kanker. Pertumbuhan rambut yang dihasilkan dikenal sebagai ganas bawah. Mekanisme di balik kanker diinduksi hipertrikosis tidak diketahui . Oral dan perawatan minoxidil topikal. Juga diketahui menyebabkan diakuisisi hipertrikosis umum.


Pengobatan

Acquired hipertrikosis lokal
Minoxidil, obat untuk mencegah rambut rontok, diduga memicu diperoleh hipertrikosis lokal. Obat-akibat perubahan rambut sering reversibel.


Lainnya
Sebab-sebab yang tidak diketahui
Mutasi genetik yang tepat yang menyebabkan hipertrikosis dibatasi, lokal, dan nevoid bawaan tidak diketahui


Patofisiologi
Sejumlah mekanisme dapat menyebabkan hipertrikosis. Salah satu penyebab melibatkan daerah kulit yang berubah dari tipe vellus kecil untuk jenis terminal yang lebih besar. Perubahan ini biasanya terjadi pada usia remaja, ketika folikel rambut vellus di ketiak dan pangkal paha tumbuh menjadi folikel rambut terminal. hipertrikosis melibatkan jenis yang sama dari switching, tetapi di daerah yang biasanya tidak memproduksi rambut terminal mekanisme untuk saklar ini. yang kurang dipahami


Mekanisme lain melibatkan perubahan dalam siklus rambut. Ada tiga tahap siklus rambut: anagen fase (pertumbuhan rambut)., fase catagen (kematian folikel rambut), dan fase telogen (rambut rontok). Jika anagen fase meningkat melampaui apa yang normal; bahwa daerah tubuh akan mengalami pertumbuhan rambut yang berlebihan
Diagnosa
Hipertrikosis didiagnosa secara klinis melalui terjadinya rambut yang melebihi apa yang diharapkan untuk usia, jenis kelamin, dan etnis di daerah-daerah yang tidak sensitif terhadap androgen. kelebihan tersebut dapat dalam bentuk yang sangat panjang atau kepadatan dan dapat terdiri dari setiap jenis rambut (lanugo, vellus, atau terminal).


Manajemen
idak ada obat untuk segala bentuk bawaan dari hipertrikosis. Perlakuan untuk hipertrikosis diperoleh didasarkan pada mencoba untuk mengatasi penyebab yang mendasari. bentuk Akuisisi dari hipertrikosis memiliki berbagai sumber, dan biasanya diperlakukan dengan menghilangkan faktor penyebab hipertrikosis, misalnya obat dengan efek samping yang tidak diinginkan. Semua hipertrikosis, bawaan atau yang diperoleh, dapat dikurangi melalui hair removal perawatan rambut penghapusan. Dikelompokkan menjadi dua subdivisi utama: penghapusan sementara dan penghapusan permanen. Pengobatan mungkin memiliki efek yang merugikan dengan menyebabkan bekas luka, dermatitis, atau hipersensitivitas.
hair removal sementara dapat berlangsung dari beberapa jam sampai beberapa minggu, tergantung pada metode yang digunakan. Prosedur-prosedur ini murni kosmetik. menghapus metode pencabutan rambut untuk tingkat kulit. Teknik ini menghasilkan hasil yang terakhir beberapa jam untuk beberapa hari. Pemangkasan, cukur, dan obat perontok adalah contoh metode pencabutan. metode pencukuran bulu menghapus seluruh rambut dari akar, hasil berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu. Memetik, electrology, waxing, sugaring, threading adalah contoh metode pencukuran bulu.
Permanent hair removal melibatkan beberapa pilihan. Sejumlah metode telah dikembangkan yang menggunakan bahan kimia, energi dari berbagai jenis, atau kombinasi untuk menargetkan area yang mengatur pertumbuhan rambut. Menghancurkan secara permanen daerah ini sementara hemat sekitar jaringan yang menantang. Laser hair removal adalah metode yang paling efektif hair removal jangka panjang Elektrolisis (electrology.), dan Laser Hair Removal adalah dua contoh metode pemindahan rambut permanen.
Obat untuk mengurangi produksi rambut saat ini dalam pengujian. Salah satu pilihan obat menekan testosteron dengan meningkatkan hormon seks globulin mengikat, lain kontrol yang berlebihan rambut melalui peraturan hormon luteinizing.


Epidemiologi
bentuk kongenital dari hipertrikosis jarang terjadi. Hanya 50 kasus lanuginosa hipertrikosis bawaan telah tercatat sejak Abad Pertengahan, dan kurang dari 100 kasus hipertrikosis umum bawaan telah didokumentasikan dalam publikasi ilmiah dan media kongenital hipertrikosis umum adalah terisolasi untuk satu keluarga. Di Meksiko. hipertrikosis Akuisisi dan hirsutisme yang lebih umum Misalnya, hirsutisme terjadi pada sekitar 10% perempuan antara usia 18 dan 45.


Sejarah

Petrus Gonzales (1648), kasus yang tercatat pertama hipertrikosis.
Kasus tercatat pertama adalah Petrus Gonzales hipertrikosis Kepulauan Canary ini yang didokumentasikan oleh Altrovandus pada 1648. Dia mencatat dalam keluarga Gonzales 'bahwa dua anak perempuan, anak, dan cucu semua menderita hipertrikosis . Altrovandus menjuluki mereka keluarga Ambras, setelah benteng Ambras dekat Innsbruck, dimana potret keluarga ditemukan. Selama 300 tahun berikutnya, ada sekitar 50 kasus yang diamati. Rudolf Virchow ilmuwan menggambarkan bentuk hipertrikosis disertai hiperplasia gingiva pada tahun 1873

Masyarakat dan budaya
Orang dengan hipertrikosis sering menemukan pekerjaan sebagai sirkus karena penampilan unik mereka. Fedor Jeftichew ("Jo-Jo Menghadapi Anjing-Man"), Stephan Bibrowski ("Lionel Menghadapi Singa-Man"), Yesus "Chuy" Aceves ("Wolfman"), dan Annie Jones ("wanita berjenggot"), ini atau semua orang terkenal dengan hipertrikosis. ekstensif hipertrikosis membawa beban emosional dan dapat menyebabkan malu kosmetik, namun beberapa orang tidak ada usaha perawatan karena mereka mengatakan itu mendefinisikan siapa mereka.

Julia Pastrana
Sebuah contoh penting dari hipertrikosis terminal bawaan adalah Julia Pastrana (1834-1860). Pada usia 20 tahun, Julia bepergian di seluruh Amerika Serikat dalam pagelaran aneh sebagai wanita berjenggot, menarik perhatian banyak seniman. Dia menjabat sebagai subjek yang menarik karena intensitas kondisinya, yang digambarkan sebagai memiliki rambut yang ekstensif gelap merata di seluruh permukaan tubuhnya, bahkan pada telapak tangannya . Awalnya, ia diyakini memiliki bawaan hipertrikosis lanuginosa, namun bentuk umum dari sindrom digabungkan dengan hyperlasia gingiva nya menunjukkan bahwa kondisinya hipertrikosis terminal bawaan. ini tidak dikonfirmasi sampai setelah kematiannya, ketika menjadi jelas bahwa dia sindrom X-linked menyebabkan rambut terminal.

Keluarga berbulu Burma Satu catatan dalam sejarah tentang lanuginosa hipertrikosis bawaan adalah keluarga berbulu Burma, sebuah silsilah empat-generasi dari penyakit ini. Pada tahun 1826, John Crawford memimpin sebuah misi untuk Gubernur Jenderal India melalui Burma. Dia bercerita tentang pertemuan seorang laki-laki berbulu, Shwe-Maong. Shwe-Maong tinggal di istana Raja Ava dan bertindak sebagai penghibur Shwe-Maong. Memiliki empat anak: tiga anak normal, dan satu anak dengan hipertrikosis bawaan, bernama Maphoon. Pada misi kedua untuk Ava, Maphoon digambarkan sebagai seorang wanita tua tiga puluh tahun dengan dua putra, salah satu yang hipertrikosis. Anak yang terkena bernama Maong-Phoset. Dia memiliki seorang putri yang terkena bernama Mah-Me. Sedangkan semua anggota keluarga yang terkena dampak itu masalah gigi, para anggota tidak terpengaruh punya gigi yang sempurna.
Semoga bacaan diatas bisa bermanfaat untuk menambah wawasan kita.

Sepenggal Kisahku Part 2....

Panasnya terik mentari hari ini, membawa lamunanku pada 1 th yang lalu, saat semua harapan kami hancur karena keegoisan. Namun, semua itu sudah berlalu... kini ada lembaran baru dalam hidup kami. Senyum manis mulai menghiasi wajah kami... namun, ternyata semuany tidak semudah membalikkan telapak tangan. Banyak pengorbanan yang harus kami lakukan... Menghadapi restu orang tua yang tak kunjung datang.. dan adany pihak ke- 3 yang membayangi . Kadang aku tak sanggup akan semua hal ini... Mereka gak pernah mengerti apa yang aku rasakan... mereka hanya memandangku sebelah mata... memojokkanku... namun, aku harus bertahan. aku bertahan karenamu sayang... kamu yang menguatkanku, jika kamu memintaku untuk berhenti maka aku akan berhenti... Tuhan selalu bersama hamba-Nya yang lemah... aku tidak minta untuk Engkau mudahkan jalanku Ya Allah.. Aku hanya minta untuk Kau kuatkan akuu dan Kau berikan aku kesabaran dalam menghadapi semua ujian-Mu. Karena aku tau Engkau tidak akan menguji hamba-Mu melebihi batas mampu. Aku yakin suatu saat Engkau akan berikan aku jawaban atas semua penantianku. Semuany akan indah pada waktuny. .

Jazzy Green

Jazzy Green
Ciiiluk Baaa

Followers