Tere Lije Says..
Kita tidak bisa melarang orang lain membenci kita, menjelek2kan, memfitnah, dan sebagainya. Kita tidak bisa mengendalikannya.
Namun kita selalu bisa mengendalikan bagaimana cara menyikapi orang2
ini. Boleh saja kita marah, jengkel, namanya juga manusia, tapi jangan
sampai hal itu membuat kita sama rendahnya seperti mereka.
*Tere Lije
***
Menyakiti balik orang2 yang menyakiti kita boleh jadi memang memberikan rasa puas, kebahagiaan. Biar tahu rasa.
Tapi hakikat terbaik dari pembalasan justeru terletak saat kita bisa
melakukannya, tapi kita memilih memaafkannya. Melupakannya.
Itu sungguh akan memberikan rasa puas, kebahagiaan yang lebih hakiki. Lebih menenteramkan.
*Tere Lije
***
Ketika kita sudah berusaha sebaik mungkin. Tapi ternyata kemudian gagal, maka sebenarnya kita sudah sukses.
Setidaknya sukses melakukan yang terbaik. Soal hasilnya, itu ketentuan mutlak Yang Maha Menentukan.
Itulah hakikat ikhtiar. Hakikat ketekunan.
*Tere Lije
***
Kalau
kalian pacaran, lantas pacar kalian menyakiti perasaan kalian. Maka itu
bukan ujian Allah. Duuh, jangan terlalu kebangetan eror-lah.
Karena kalau kalian bilang begitu. Orang2 yg suka mabuk2an, obat2an
terlarang, saat kehabisan minuman keras, kehabisan obatnya, maka dia
bisa bilang, "Astagfirullah, ini pasti Allah sedang menguji kita agar
sabar. Mari kita bersabar."
*Tere Lije
https://www.facebook.com/darwistereliye
Tidak ada komentar:
Posting Komentar